Gunungkidul (MIN 1 Gunungkidul) --- Penerapan kurikulum merdeka pada satuan pendidikan madrasah ibtidaiyah telah dilaksanakan pada tahun ajaran 2024-2025. Tentunya, masing-masing madrasah ada yang sudah menerapkan secara penuh di seluruh kelas, ada juga yang masih di beberapa kelas. Secara bertahap, penerapan kurikulum merdeka di madrasah ibtidaiyah dimulai dari kelas 1 dan kelas 4. Kemudian pada tahun berikutnya dilanjutkan di kelas 2 dan kelas 5. Sehingga pada tahun ketiga, seluruh kelas dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.
Menanggapi hal tersebut, khususnya dalam rangka mendukung madrasah ibtidaiyah yang baru menerapkan kurikulum merdeka pada tahun ini, Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul 1 (Guru PAI dan Bahasa Arab) mengadakan kegiatan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka pada Senin (12/8/2024). Kegiatan Bimtek diselenggarakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu, Kemenag Gunungkidul mulai pukul 08:30 WIB dan direncanakan hingga sore nanti. Adapun sebagai narasumber yaitu Rr. Sri Sukarni Katamwatiningsih, M.Pd., Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang.
Novan Hariansyah, Lc. guru al Qur'an Hadits MIN 1 Gunungkidul yang sekaligus sebagai Ketua KKGMI Kab. Gunungkidul 1, mengucapkan selamat datang dan mengungkapkan terima kasih atas kehadiran serta antusiasme para peserta. Selanjutnya, acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I. Dalam sambutannya, Supriyanto menyambut baik dan mengapresiasi KKGMI Kab. Gunungkidul 1 dalam menyamakan langkah, paradigma untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka. "Melalui KKG diharapkan guru madrasah mampu menerjemahkan apa yg menjadi kebijakan nasional dalam kurikulum merdeka" tandasnya. (kay)
Posting Komentar