Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Suasana penuh keceriaan mewarnai halaman MIN 1 Gunungkidul pada Senin (5/1/2026) pagi. Seiring dengan dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar di semester genap, Kepala Madrasah beserta para guru berdiri berjajar di gerbang madrasah untuk menyambut kehadiran para siswa melalui tradisi 5S, yaitu Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun.
Kegiatan penyambutan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Kurikulum, Yuwanto, S.Or., yang memastikan setiap siswa yang melangkahkan kaki pertama kali di madrasah setelah masa libur merasa diterima dengan hangat. Pendekatan ini bertujuan agar transisi dari masa liburan kembali ke rutinitas sekolah berjalan dengan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, S.Ag., M.S.I., menegaskan bahwa budaya 5S merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter siswa serta menciptakan suasana belajar yang kondusif. Menurutnya, penyambutan dengan kesantunan adalah kunci untuk membangun mental siswa agar mereka merasa nyaman di sekolah. Keteladanan yang diberikan guru melalui 5S diharapkan dapat mempermudah siswa dalam menyerap nilai-nilai kebaikan di lingkungan madrasah.
Penerapan budaya ini membawa beragam manfaat strategis bagi ekosistem madrasah, mulai dari membangun citra diri yang positif hingga menjalin kedekatan emosional antara pendidik dan peserta didik. Selain meningkatkan profesionalisme guru dalam melayani dunia pendidikan, suasana yang ramah juga terbukti efektif dalam menjaga kesehatan mental serta mengurangi kecemasan siswa saat memulai hari belajar.
Para siswa tampak antusias dan membalas sapaan para guru dengan penuh rasa hormat. Melalui koordinasi yang baik, kegiatan ini berjalan dengan tertib dan memberikan kesan mendalam bagi orang tua yang mengantarkan putra-putrinya. Dengan dimulainya pembiasaan baik di awal tahun 2026 ini, MIN 1 Gunungkidul optimis dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan yang berbasis pada akhlak mulia dan profesionalitas kerja.

Posting Komentar