Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Keluarga besar MIN 1 Gunungkidul melaksanakan kegiatan mujahadah bersama sebagai rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80. Kegiatan doa bersama ini diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan penuh kekhusyukan untuk memohon keberkahan serta perlindungan dari Allah SWT pada Jumat (9/1/2026).
Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa mujahadah ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk pengabdian batiniah dalam menyambut usia baru Kementerian Agama. Di usia yang ke-80 ini, madrasah ingin menguatkan aspek spiritual sebagai fondasi dalam bekerja. Mujahadah dipandang sebagai sarana untuk bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar setiap langkah pendidikan yang diambil selalu dalam rida-Nya.
Acara inti mujahadah dipimpin langsung oleh Novan Hariansyah, Lc. Lantunan zikir dan doa-doa thoyyibah bergema di lingkungan madrasah, menciptakan suasana yang teduh dan tenang bagi seluruh peserta. Dalam kesempatan tersebut, ditekankan pula pentingnya amalan mujahadah bagi seorang muslim, terutama para pendidik, sebagai sarana meraih hidayah, membersihkan hati (tazkiyatun nafsi), serta menghadirkan ketenangan batin di tengah kesibukan aktivitas madrasah.
Melalui kegiatan ini, MIN 1 Gunungkidul berharap momentum HAB Kemenag ke-80 dapat menjadi titik balik peningkatan kinerja yang dibarengi dengan kebersihan hati. Dengan hati yang jernih, pelayanan terhadap peserta didik dan masyarakat diharapkan dapat dilakukan dengan lebih ikhlas dan profesional. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan madrasah, serta kesejahteraan seluruh pejuang pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

Posting Komentar