Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Suasana syahdu nan merdu menyelimuti lingkungan MIN 1 Gunungkidul pada Kamis (22/1/2026) siang. Di bawah bimbingan tenaga ahli, madrasah secara rutin menyelenggarakan ekstrakurikuler hadroh sebagai wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat seni musik Islami sekaligus mempertebal rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, hadroh bukan sekadar bermain musik, melainkan media dakwah yang sangat efektif bagi generasi muda. Melalui kesenian ini, siswa diajak mencintai selawat dengan cara yang menyenangkan, yang merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah.
Kegiatan ini dibina langsung oleh Muh Fadholi dengan penuh kesabaran. Para siswa dilatih mulai dari teknik dasar pukulan terbang (rebana), pengaturan tempo, hingga olah vokal dalam melantunkan bait-bait selawat. Semangat luar biasa tampak dari para siswa yang sangat antusias mengikuti setiap instruksi, menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap pelestarian budaya Islami.
"Kami ingin siswa MIN 1 Gunungkidul memiliki keseimbangan antara kecerdasan formal dan kekayaan spiritual. Melalui hadroh, anak-anak belajar mencintai sholawat dengan cara yang menyenangkan. Ini adalah bagian dari upaya kita membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah," ujar Risdiyanto.
Muh Fadholi menjelaskan bahwa mengikuti ekstrakurikuler hadroh secara berkelanjutan membawa banyak manfaat, seperti melatih konsentrasi dan kerja sama tim yang solid. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana syiar Islam di mana siswa dilatih untuk berani tampil di depan publik. Dengan latihan yang disiplin, tim hadroh MIN 1 Gunungkidul dipersiapkan untuk tampil dalam berbagai ajang perlombaan di tingkat kecamatan maupun kabupaten guna mengharumkan nama madrasah.
Posting Komentar