Acara yang dipandu oleh Mohamad Akyas sebagai pembawa acara ini menghadirkan nuansa religi yang kental sejak pembukaan hingga akhir sesi. Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, menyambut luar biasa agenda tersebut dan berharap peringatan ini dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi para murid. Dalam kesempatan ini, Risdiyanto yang akrab disapa Kak Risdi oleh para siswa, juga bertindak sebagai penceramah dengan membawakan materi secara interaktif.
Dalam tausiyahnya, Kak Risdi menekankan betapa luar biasanya perjalanan Isra Mi’raj, baik dari sisi fasilitas maupun kecepatannya yang melampaui logika manusia. Ia menjelaskan bahwa perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga naik ke Sidratul Muntaha hanya dalam waktu semalam merupakan bukti nyata kekuasaan Allah SWT. Penggunaan kendaraan Buraq dalam kisah tersebut menjadi ilustrasi bagi siswa bahwa tidak ada yang mustahil bagi sang pencipta.
"Bayangkan, Rasulullah menempuh perjalanan agung tersebut hanya dalam waktu semalam. Dengan fasilitas kendaraan Buraq yang kecepatannya luar biasa, ini adalah bukti kekuasaan Allah yang menunjukkan bahwa bagi-Nya tidak ada yang mustahil," ujar Kak Risdi di hadapan para siswa.
Melalui kegiatan ini, MIN 1 Gunungkidul berharap siswa dapat meningkatkan keimanan serta kedisiplinan dalam menjalankan salat lima waktu sebagai inti dari peristiwa Isra Mi’raj. Selain itu, semangat kecepatan dan ketepatan Nabi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk memiliki etos belajar yang tinggi. Peringatan ini menjadi momentum bagi madrasah untuk terus berkomitmen mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan iman yang kokoh.
Posting Komentar