Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Kepala dan perwakilan guru MIN 1 Gunungkidul menghadiri kegiatan Rapat Kerja (RK) Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) KPRI Tunas Harapan tahun buku 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (29/12/2025) bertempat di Aula KPRI Tunas Harapan, Wonosari, yang diawali dengan rangkaian acara seremonial pembukaan.
Dalam sambutan pembuka, Nuryanto Ruaidi, MA., menekankan pentingnya menjamin keberlanjutan usaha koperasi agar terus memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh anggota. Hal senada disampaikan oleh perwakilan PKPRI Kabupaten Gunungkidul, Sumarna, M.Pd., yang menjelaskan bahwa salah satu indikator koperasi yang sehat adalah kemampuan menyelenggarakan RK dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara terpisah. Selain memberikan imbauan terkait aktivasi coretax, ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus memperkuat sinergitas demi kemajuan bersama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Mukhotip, S.Ag., M.Pd.I., turut memberikan arahannya sebagai refleksi akhir tahun. Ia berpesan agar para anggota bijak dalam mengelola keuangan, di mana pinjaman koperasi sebaiknya diarahkan untuk hal-hal yang bersifat produktif guna mendukung kehidupan yang baik dan bahagia. Apresiasi juga datang dari Dinas Koperasi Kabupaten Gunungkidul melalui Galang Prasetyatama, S.Ak., yang memuji terlaksananya rapat ini di tengah adanya beberapa koperasi lain yang terkendala masalah SDM dan anggaran.
Keikutsertaan keluarga besar MIN 1 Gunungkidul dalam rapat kerja ini merupakan bentuk partisipasi aktif sebagai anggota koperasi di lingkungan Kementerian Agama. Melalui forum ini, diharapkan rencana kerja dan anggaran KPRI Tunas Harapan untuk tahun 2026 dapat tersusun dengan matang dan transparan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya secara berkelanjutan.

Posting Komentar