Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Menanamkan pembiasaan karakter religius sejak dini, MIN 1 Gunungkidul konsisten menyelenggarakan kegiatan salat dzuhur berjamaah pada Kamis (22/1/2026) siang. Kegiatan ini bertempat di Masjid Al-Muttaqin, Sambeng III, Sambirejo, Ngawen, yang lokasinya berdampingan langsung dengan lingkungan madrasah.
Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum karakter di madrasah. Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan kebiasaan menghadap Sang Pencipta secara tepat waktu. Melalui rutinitas ini, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang taat dan memiliki tanggung jawab moral yang tinggi.
Kegiatan salat berjamaah ini dikoordinasi secara langsung oleh Mohamad Akyas. Peran pendamping sangat krusial untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah, mulai dari ketertiban berwudu hingga zikir setelah salat, berjalan sesuai dengan tuntunan syariat. Selain itu, siswa juga diberikan edukasi mengenai adab di dalam masjid, cara menjaga ketenangan di rumah Allah, serta praktik imam dan makmum yang benar.
"Salat berjamaah adalah madrasah kedisiplinan. Kami ingin para siswa terbiasa memakmurkan masjid dan merasakan indahnya kebersamaan dalam ibadah. Ini adalah pondasi mental agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang taat dan bertanggung jawab," ujar Risdiyanto.
Penggunaan Masjid Al-Muttaqin sebagai pusat kegiatan ibadah harian juga mempererat hubungan silaturahmi antara pihak madrasah dengan warga sekitar. Suasana masjid menjadi lebih hidup dengan syiar agama yang dipancarkan oleh generasi muda Islam dari MIN 1 Gunungkidul. Dengan spiritualitas yang kokoh, madrasah optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki karakter yang mulia.
Posting Komentar