Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Dalam upaya memperkuat visi madrasah yang berbasis pada nilai-nilai Ekoteologi, MIN 1 Gunungkidul menggelar kolaborasi strategis bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta pada Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini fokus pada dua isu utama, yakni kelestarian lingkungan dan kenyamanan sosial siswa.
Agenda yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut meliputi bimbingan teknis pemilahan sampah organik dan non-organik, serta sosialisasi anti-bullying atau perundungan. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh siswa, guru, dan staf madrasah sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat secara fisik maupun psikologis.
Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, S.Ag., M.S.I., menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi dari konsep Ekoteologi, yaitu kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari manifestasi iman. Visi tersebut diwujudkan dengan mengajarkan siswa bahwa mencintai alam merupakan perintah agama. Dengan tambahan sosialisasi anti-bullying, madrasah berkomitmen menciptakan ruang belajar yang ramah lingkungan sekaligus ramah anak.
Koordinator KKN UDB Surakarta, Mas Ramdani, bertindak langsung memberikan materi bersama timnya. Dalam sesi pemilahan sampah, para siswa diajarkan membedakan jenis sampah agar dapat dikelola kembali dengan baik. Selain itu, materi anti-bullying diberikan untuk memastikan lingkungan sekolah tetap aman secara psikologis, sehingga siswa dapat belajar dengan tenang tanpa rasa takut akan kekerasan fisik maupun verbal.
Melalui sinergi antara MIN 1 Gunungkidul dan KKN UDB Surakarta, diharapkan tercipta budaya baru yang lebih disiplin terhadap lingkungan dan peduli terhadap sesama. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan perilaku sehari-hari dengan prinsip kelestarian alam yang islami demi mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter mulia.

Posting Komentar