Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Gunungkidul di bawah kepemimpinan Risdiyanto terus bergerak progresif dalam memperkuat identitas religiusitas siswa. Melalui visi "ISTIMEWA QURANI", madrasah kini menggencarkan program Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) dan Tahfidz sebagai pilar utama kurikulum karakter pada Selasa, 13 Januari 2026.
Visi Qurani yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan sebuah target komprehensif bagi seluruh peserta didik. Kepala Madrasah, Risdiyanto, menjelaskan bahwa luaran yang diharapkan dari siswa adalah kemampuan yang terintegrasi, meliputi kemampuan membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar, menghafal ayat-ayat pilihan sesuai target tingkatan, hingga memahami isi kandungan ayat secara mendalam. Puncaknya, siswa diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Dalam praktiknya, MIN 1 Gunungkidul menerapkan metode yang dipersonalisasi melalui dua program utama. Pertama adalah Gerakan BTQ yang bertujuan memastikan tidak ada siswa yang buta aksara hijaiyah dengan fokus pada kelancaran membaca serta kerapian menulis ayat. Kedua adalah Program Tahfidz Berjenjang, di mana siswa didorong untuk menghafal Al-Qur'an sesuai dengan kemampuan masing-masing agar proses menghafal terasa menyenangkan dan tidak menjadi beban, namun tetap menunjukkan progres yang jelas.
"Kami ingin mencetak generasi yang hatinya terpaut pada Al-Qur'an. Dengan program BTQ dan Tahfidz ini, kami berharap lulusan MIN 1 Gunungkidul tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki akhlak Qurani yang menjadi terang di masyarakat," ujar Risdiyanto.
Program ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum jam pelajaran inti dimulai. Para guru pembimbing secara telaten menyimak setoran hafalan serta memberikan bimbingan tulis secara langsung. Suasana madrasah sengaja dikondisikan sedemikian rupa agar ayat-ayat suci senantiasa terdengar, menciptakan atmosfer belajar yang tenang dan penuh keberkahan. Dengan semangat tersebut, madrasah optimis mampu melahirkan generasi emas yang unggul dan berkarakter mulia.
Posting Komentar