Jaga Kelancaran Fasilitas Sanitasi, Koordinator Konservasi Air Perbaiki Keran Rusak di MIN 1 Gunungkidul

 

Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberlanjutan program Adiwiyata, Koordinator Konservasi Air MIN 1 Gunungkidul melakukan langkah sigap dengan memperbaiki fasilitas sanitasi yang mengalami kendala teknis. Perbaikan dilakukan pada keran tempat cuci tangan yang patah di depan kelas 5B pada Senin (19/1/2026) pagi.

Langkah perbaikan ini dinilai sangat vital guna memastikan seluruh siswa dapat menjalankan kebiasaan cuci tangan dengan baik dan nyaman. Ketersediaan air bersih yang didukung oleh sarana yang memadai merupakan kebutuhan mendasar di lingkungan madrasah untuk menjaga kesehatan dan higienitas seluruh peserta didik selama beraktivitas.

Kegiatan ini juga selaras dengan pilar program Adiwiyata, khususnya dalam aspek konservasi air. Selain menyediakan air, madrasah berupaya memastikan seluruh peralatan dan saluran air berfungsi secara optimal guna mencegah terjadinya kebocoran atau pemborosan sumber daya air. Perawatan rutin terhadap sarana sanitasi menjadi bagian dari edukasi bagi warga madrasah mengenai pentingnya memelihara fasilitas umum.

Kepala madrasah mengapresiasi kesigapan tim Adiwiyata dalam menangani kerusakan fasilitas sekolah secara mandiri dan cepat. Dengan berfungsinya kembali keran di depan kelas 5B, akses siswa terhadap fasilitas cuci tangan kini telah kembali normal, sehingga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di madrasah dapat terus berjalan dengan baik.

Melalui tindakan nyata ini, MIN 1 Gunungkidul terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat, asri, dan peduli terhadap pelestarian sumber daya alam. Harapannya, seluruh warga madrasah juga semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga dan merawat setiap fasilitas yang ada demi kenyamanan bersama.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama