Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Dalam rangka mematangkan langkah strategis di tahun 2026, MIN 1 Gunungkidul sukses menyelenggarakan musyawarah pembahasan program kerja tahunan pada Rabu (28/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan visi antara pengelola madrasah, komite, dan pengawas demi meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, menegaskan bahwa rapat tahunan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi dalam menentukan arah kebijakan yang tepat sasaran. Melalui musyawarah ini, madrasah memastikan setiap rencana kerja memiliki dasar yang kuat dan semangat gotong royong agar setiap inovasi yang lahir berdampak langsung bagi perkembangan siswa.
Agenda tersebut turut dihadiri oleh Pengawas Madrasah, H. Salabi, yang memberikan apresiasi atas keterbukaan madrasah dalam merancang program. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara kurikulum nasional dengan nilai-nilai kekhasan madrasah. Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Madrasah, Yusuf Mahmudi, menyatakan kesiapan pihak wali murid untuk mendukung penuh realisasi program, khususnya pada peningkatan sarana dan kualitas pembinaan kesiswaan.
Guna memastikan pembahasan berjalan mendalam, musyawarah dibagi ke dalam lima komisi utama. Komisi 1 membahas kebijakan umum dan manajerial, sementara Komisi 2 berfokus pada keuangan, sarana prasarana, dan humas. Komisi 3 mendalami bidang kurikulum dan kesiswaan, Komisi 4 berfokus pada lingkungan hidup serta ekoteologi, dan Komisi 5 menangani pengembangan kreatif, inovasi, serta publikasi digital.
"Melalui musyawarah ini, kita memastikan setiap rencana kerja memiliki dasar yang kuat dan semangat gotong royong. Kita ingin setiap inovasi yang lahir benar-benar berdampak langsung bagi perkembangan siswa," ujar Risdiyanto.
Salah satu poin menarik tahun ini adalah penguatan pada bidang ekoteologi yang menitikberatkan pada kesadaran lingkungan berbasis nilai spiritual, serta fokus pada branding madrasah melalui publikasi yang lebih kreatif. Dengan selesainya musyawarah ini, MIN 1 Gunungkidul optimistis dapat menghadirkan pelayanan pendidikan yang lebih unggul, responsif terhadap zaman, namun tetap menjaga nilai karakter Islami yang kuat.
Posting Komentar