MIN 1 Gunungkidul Perkuat Literasi Religi: Integrasi Baca-Tulis Al-Qur'an Jadi Pembiasaan Harian

 

Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Di tengah pesatnya arus digitalisasi, MIN 1 Gunungkidul tetap teguh menjaga akar pendidikan karakter religius melalui penguatan literasi kitab suci. Madrasah menggelar giat intensif pembiasaan baca-tulis Al-Qur'an yang diikuti oleh seluruh siswa pada Senin (26/1/2026) siang. Program ini dirancang untuk memastikan siswa tidak hanya fasih membaca, tetapi juga mahir dalam seni menulis huruf Arab atau khat.

Program yang diprakarsai oleh Novan Hariansyah ini menerapkan sistem pembelajaran simultan. Dalam praktiknya, siswa tidak hanya membaca buku Iqra atau mushaf Al-Qur'an, tetapi juga diwajibkan menuliskan kembali ayat-ayat yang telah dipelajari. Metode ini diambil untuk membangun keterampilan motorik halus dan pemahaman struktur huruf serta tanda baca secara mendalam, sehingga daya ingat siswa terhadap materi bacaan menjadi lebih kuat.

Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, menekankan bahwa kunci utama dalam menguasai literasi Al-Qur'an adalah konsistensi atau istiqomah. Ia memandang bahwa kemahiran bukanlah hasil dari belajar instan, melainkan buah dari kebiasaan yang terus dipupuk setiap hari. Melalui pembiasaan yang rutin, siswa diharapkan menjadi lebih lincah dan terampil, sehingga nilai-nilai Al-Qur'an meresap dalam keseharian mereka.

"Membaca dan menulis itu adalah soal pembiasaan. Dengan terbiasa melakukan keduanya setiap hari, maka secara otomatis siswa akan menjadi lincah dan terampil. Kami ingin literasi Al-Qur'an ini meresap dalam keseharian mereka, bukan sekadar tugas sekolah," ungkap Risdiyanto.

Program ini diharapkan membawa manfaat jangka panjang, seperti melatih ketelitian siswa dalam memperhatikan detail harakat serta meningkatkan kepercayaan diri saat tampil di depan umum. Melalui sinergi antara inovasi teknologi dan penguatan literasi religi, MIN 1 Gunungkidul terus berupaya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kokoh secara spiritual di era modern.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama