Program MBG MIN 1 Gunungkidul: Kunci Siswa Tampil Cerah, Giat, dan "Sat-Set" dalam Belajar


 Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Suasana istirahat di MIN 1 Gunungkidul tampak berbeda dan lebih bersemangat berkat konsistensi madrasah dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh peserta didik. Program ini dihadirkan pada Jumat (23/1/2026) siang sebagai upaya nyata madrasah dalam menyeimbangkan gizi murid demi mendukung capaian akademik yang optimal.

Pemberian menu makanan yang terukur nutrisinya—mencakup karbohidrat, protein, sayuran, dan buah—terbukti membawa perubahan signifikan pada perilaku belajar siswa di kelas. Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, mengamati bahwa asupan gizi yang tepat berpengaruh langsung pada ketangkasan berpikir anak. Ia menyebut bahwa siswa kini tampil lebih "sat-set" atau jauh lebih cekatan dalam menyelesaikan tanggung jawab mereka.

Dampak positif dari pemenuhan gizi ini juga dirasakan langsung oleh para guru di dalam kelas. Siswa menunjukkan ketanggapan belajar yang lebih tinggi dan tidak terlihat lesu saat menyimak penjelasan materi. Selain itu, nutrisi otak yang terpenuhi membuat konsentrasi siswa tidak mudah terpecah, serta memiliki ketahanan fisik yang stabil dari pagi hingga jam pulang sekolah.

"Program MBG ini selalu ada untuk memastikan tidak ada siswa yang kurang fokus karena lapar atau nutrisi yang tidak seimbang. Hasilnya luar biasa, wajah anak-anak terlihat lebih cerah, mereka lebih giat saat olahraga, dan sangat sat-set atau cepat dalam mengerjakan tugas-tugas dari guru," ungkap Risdiyanto.

Melalui program MBG ini, MIN 1 Gunungkidul membuktikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh kesehatan dan kesejahteraan fisik para siswanya. Dengan kondisi fisik dan mental yang prima, madrasah optimis kualitas pendidikan akan terus meningkat seiring dengan tumbuhnya generasi yang sehat dan tangguh.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama